Peluang Usaha Bisnis Rumahan Modal Kecil untuk Sampingan contoh cv, contoh surat resmi, pertanyaan

Contoh Proposal Usaha Bengkel Motor

Ambar Gunawan

Makin sempitnya lapangan pekerjaan membuat wirausaha menjadi pilihan bagi sebagian orang. Banyak sekali jenis usaha yang bisa dipilih, salah satunya adalah usaha bengkel motor. Usaha bengkel motor bisa dibilang sangat prosepektif. Jika kesulitan modal, kita bisa mengajukan proposal usaha bengkel motor kepada investor. Disini juga akan disertakan contoh proposal usaha bengkel motor yang bisa Anda jadikan acuan dalam pembuatan proposal usaha.

Proposal usaha bengkel Motor

Kenapa memilih usaha bengkel motor? Salah satu jawaban sederhananya adalah karena jumlah pengguna kendaraan roda dua ini yang sangat banyak di Indonesia. Oleh karena itu, membuka usaha bengkel motor bisa sangat menguntungkan. Usaha ini sangat cocok bagi Anda yang lulusan SMK atau perguruan tinggi jurusan mesin.

Untuk mengatasi persoalan modal, kita bisa mengajukan proposal pendanaan kepada investor. Bisa ke Bank, intansi pemerintah, atau perseorangan. Hal yang perlu dilakukan adalah membuat proposal. Berikut ini adalah contoh pembuatan proposal usaha bengkel motor.

1. Kata Pengantar
Hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah mulai membuat kata pengantar. Pada bagian ini jelaskan secara singkat maksud dari proposal yang diajukan. Jelaskan secara singkat juga profil dari usaha yang akan Anda rintis. Cukup satu halaman saja dengan 300-400 kata.

2. Pendahuluan (Bab I)
Pada bab pertama, tuliskan latar belakang, tujuan dan manfaat. Pada bagian latar belakang tuliskan kenapa memilih usaha bengkel motor secara detail. Jelaskan juga profil singkat mengenai usaha bengkel yang sudah dipunyai atau baru akan dibuat. Pada bagian tujuan, berikan tujuan dari usaha bengkel motor yang Anda pilih. Dan di bagian manfaat, jelaskan manfaat yang akan Anda dan juga calon investor peroleh.

3. Profil Usaha (Bab II)
Bab kedua nantinya akan berisi profil usaha. Anda bisa membagi ke dalam beberapa bagian seperti nama usaha, alamat usaha, profil usaha, target pasar, promosi dan lain-lain. Pada bagian ini Anda mesti mendeskripsikan secara detail dan menyeluruh tentang usaha bengkel motor Anda. Gunakan bahasa dan susunan kalimat yang baik karena pada bagian ini akan dominan dengan tulisan panjang.

4. Permintaan Dana (Bab III)
Bisa dibilang bab tiga merupakan bab terpenting dari semua isi proposal yang kita buat. Di bagian ini Anda mesti mencantumkan proyeksi dana yang kita butuhkan untuk membiayai usaha bengkel motor. Proyeksi permintaan dana harus ditulis secara terperinci. Tulis semua kebutuhan yang akan Anda perlukan untuk menunjang kelangsungan usaha bengkel motor Anda. Tulislah rincian dana secara bijak. Jangan melebih-lebihkan karena bukan tidak mungkin pihak investor akan melakukan cek & ricek.

5. Penutup (Bab IV)
Bagian penutup  diisi dengan rangkuman dari semua isi proposal. Dan jangan lupa kalimat penekanan yang tujuannya untuk mendapatkan bantuan pendanaan dari investor juga harus disertakan. Dengan begitu, pembaca bisa memahami isi proposal yang Anda buat.

Demikian tadi contoh proposal usaha bengkel motor yang bisa jadikan acuan dalam pembuatan proposal usaha untuk diajukan kepada para investor.