Peluang Usaha Bisnis Rumahan Modal Kecil untuk Sampingan contoh cv, contoh surat resmi, pertanyaan

Belajar Menjadi Pembisnis Fotografi

Ambar Gunawan

Mungkin tak banyak orang yang mempunyai kemampuan untuk memotret beberapa pemandangan atau-pun beberapa gambar yang menarik seperti di acara pernikahan, hanya orang yang mempunyai kemampuan khusus saja, misalnya orang yang memang jurusan sekolahnya di multi media, namun meskipun demikian, tak banyak juga ternyata yang memanfaatkan kemampuannya tersebut sebagai pembisnis fotografi. Padahal jika Anda ketahui prospek dari bisnis ini, cukup mempunyai masa depan yang cukup cerah, yah,,meskipun pada kenyataannya seorang fotografi hanya memotret beberapa hal di acara khusus saja, akan tetapi ini juga bisa menjadi sampingan yang menguntungkan sekali. Apalagi jika sudah mempunyai studio foto, pasti akan menambah penghasilan yang tak terduga, sebab pasti ada sajalah dari segelintir orang yang menyempatkan ke studio untuk melakukan sesi pemotretan.


Hobby Anda yang bagus tersebut perlu di manfaatkan benar-benar, bukankah kerja sesuai hobby itu sangat menyenangkan sekali? Selain bisa menjalankan bisnis ini sendiri, Anda juga bisa minta bantuan kepada teman dekat, atau sahabat yang sudah di anggap keluarga, intinya orang kepercayaan Anda. Pembisnis ini di nilai akan sangat profesional apabila beberapa pelanggan tidak kecewa dengan pelayanan Anda.  Belajar Menjadi Pembisnis Fotografi juga tidak terlalu sulit sebenarnya, cukup modal utama adalah kemampuan yang Anda miliki. Nah? Jika memang Anda tidak ragu lagi berbisnis fotografi, ikuti langkah-langkah berikut, dan fahami strateginya di bawah ini!

Pertama. Mengenai langkah awal.
•    Meskipun Anda sudah mempunyai kemampuan memotret yang baik, teruslah belajar menghasilakan sebuah seni yang menarik.
•    Pastikan pula disini Anda mempunyai alat pemotret yang baik. Latih keterampilan Anda untuk segala jenis kamera biasa, atau-pun kamera digital profesional.
•    Fahamilah pula alat-alat untuk kelengkapan kamera, misalnya saja treeport, lampu studionya, pemakaian flashnya dan lain-lain.
•    Disini Anda bisa memanfaatkan sahabat dekat untuk bisa melancarkan aktifitas Anda, jalin kerjasama dengannya.
•    Pastikan melakukan promosi segencar mungkin dengan beberapa strategi yang sudah cerdas, misalnya saja membuat kartu nama, promosi dari mulut ke-mulut juga bisa di lakukan. Ceritakan pula jika Anda mempunyai bisnis menarik ini, atau sebarkan ke social media seperti twitter, facebook, instagram dan social media lainnya.

Kedua. Belajar menganalisa modal di awal bisnis.
•    Untuk peralatan juga harus di total biayanya, misalnya saja kamera digital yang profesional, di perkirakan seharga 7.000.000.
•    Tambahan untuk peralatan pendukung seperti treeport, dll di total berkisaran 3.000.000.
•    Usahakan mempunyai tas khusus, di perkirakan harganya 500.000.
•    Jumlah total secara keseluruhan 10.500.000.
•    Setelah menjalankan bisnis ini Anda baru bisa menghitung laba ruginya.

Ketiga. Upaya megatur strategi bisnis.
•    Ketika memang bisnis sudah di rasa pas dan jalan, sebaiknya pilihlah juga kamera digital yang profesional, sebab kamera yang demikian akan menghasilkan gambar foto yang berkualitas.
•    Kreatiflah Anda ketika menentukan konsep pemotretan, ketahui banyak hal agar saat ada kliyen Anda tidak menjadi ragu untuk memakai konsepnya, paling tidak sambil belajar inovatif.
•    Promosikan secara umum lewat pamflet, brosur dan internet atau pun sms dan media-media lainnya.
•    Agar memudahkan pekerjaan Anda ini, ajaklah kawan-kawan Anda untuk bekerja sama dengan Anda, tujuannya agar lebih kreatif dan supel.
•    Kuasailah teknik foto yang menarik, pelajari juga bagaimana menghasilkan modifikasi hasil fotonya.
•    Jika memang sudah mempunyai studio foto, berikanlah pelayan yang terbaik dan ramah tamah, hal ini juga berlaku untuk kliyen Anda yang di luar.

Keempat. Kita akan bicara sedikit tentang beberapa hambatan yang mungkin juga harus di pelajari dari bisnis ini. Setiap bisnis memang mempunyai resiko, sebaiknya Anda juga harus belajar mengatur emosi, dan mengolah mental yang baik.

•    Saiangan di pastikan memang ada untuk bisnis fotografi ini, ada baiknya agar bisa bersaing dengan positif, maka disini Anda bisa menjalin kerjasama dengan orang tersebut, atau bila perlu belajar dengan orang yang terlebih dahulu menjalankan bisnis ini. Orang lain akan sangat suka jika di tanyai awal karirnya.
•    Anda nanti mungkin akan di keluhkan dengan harga cetaknya yang berhubungan dengan kertas foto maupun tinta, itu sudah wajar, sebaiknya atur keuangan sedetail mungkin, jika di rasa tidak  perlu di beli, sebaiknya tidak usah di beli, membeli perlengkapan sesuai yang di butuhkan saja.
•    Beberapa alat pakai jika kurang terawat akan dapat merusak kualitasnya, maka dari itu taruh di tempat yang tepat.

Belajar Menjadi Pembisnis Fotografi tidaklah sesulit yang di bayangkan, hanya saja perlu keterampilan khusus yang di mulai dari bawah, barulah menerapkan konsep-konsep yang sudah di manage di awal, itu tadi sebagai pembelajaran Anda yang mungkin tertarik untuk menjalankan bisnis ini, semoga uraian di atas ada manfaatnya, terutama bagi para pembisnis muda.