Peluang Usaha Bisnis Rumahan Modal Kecil untuk Sampingan contoh cv, contoh surat resmi, pertanyaan

Tips Membuat Proposal Usaha yang Baik dan Benar

Ambar Gunawan

Berwirausaha memang menjadi sebuah jalan menuju kesuksesan. Dengan wirausaha, kita tak perlu menggantungkan diri kepada orang lain. Jika Anda ingin memulai wirausaha, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah langkah-langkah atau cara dalam membuat proposal usaha.
Membuat proposal usaha memang tidak menjadi sebuah kewajiban bagi tiap wirausahawan. Namun, bagi para wirusahawan yang membutuhkan bantuan dalam hal pendanaan atau bantuan yang lain, maka membuat proposal menjadi salah satu hal yang perlu dilakukan.

Cara membuat proposal usaha yang baik dan benar

Biasanya, proposal diajukan kepada pemilik modal yang akan meminjamkan uangnya sebagai modal usaha kita. Bisa berupa Bank, instansi pemerintah, atau perseorangan. Agar proposal yang kita buat mendapatkan persetujuan atau “Acc” dari pihak pemberi modal, maka proposal harus dibuat sebaik dan semeyakinkan mungkin.

Berikut ini beberapa cara membuat proposal usaha yang baik agar pengajuan dana atau bantuan lainnya bisa mendapatkan persetujuan.

1. Penulisan yang Baik
Agar mudah dibaca dan dicerna, penulisan harus dilakukan dengan baik dan rapi. Penulisan menjadi hal yang krusial karena jika salah tulis atau menulis seenaknya sendiri, bukan tidak mungkin pembaca malas untuk melihat isi proposal kita. Pemilihan kata dan kalimat juga harus tepat agar pembaca langsung menangkap isi atau pesan yang ingin disampaikan. Dengan begitu, proposal yang diajukan bisa dibaca dari awal hingga akhir.

2. Tujuan yang Jelas
Dalam menulis proposal pengajuan dana atau bantuan, hendaklah menulis maksud dan tujuan dengan jelas. Misalnya, kita ingin membuat proposal untuk pengajuan dana bantuan kepada Bank. Dari bab Pendahuluan hingga penutup, jangan sungkan untuk terus mencantumkan kalimat yang memberikan informasi terhadap tujuan kita mengajukan proposal. Jangan bertele-tele, dan gunakan kalimat yang ringkas dan juga lugas.

3. Rincian
Jika mengajukan proposal untuk pengajuan bantuan dana untuk usaha kita, wajib hukumnya untuk mencantumkan rincian dana yang kita minta. Misalnya kita mengajukan proposal untuk usaha ternak ikan Lele. Buatlah rincian dana mulai dari bibit, pakan ikan Lele, peralatan panen, hingga peralatan yang lainnya. Dengan rinician yang jelas, Bank atau intansi pemerintah tempat kita mengajukan proposal akan lebih mudah memahami proposal usaha kita.

4. Deskripsi
Deskripsi dari usaha kita juga menjadi salah satu hal terpenting dalam mengajukan proposal. Bank atau intansi pemerintah akan menilai apakah usaha kita itu layak atau tidak untuk diberi bantuan salah satunya lewat deskripsi usaha yang kita cantumkan. Tulislah deskripsi usaha kita dengan sebaik-baiknya dan sebenar-benarnya. Jangan berlebihan dalam deskripsi usaha karena pihak Bank atau intansi pemerintah tentu akan melakukan pemeriksaan lapangan. Akan lebih baik jika deskripsi usaha juga diberi foto atau gambar pendukung lainnya. Dengan begitu, proposal yang diajukan bisa tembus.

Demikian tadi beberapa langkah-langkah atau cara membuat proposal usaha yang baik dan benar. Pengajuan proposal usaha harus diperhatikan karena hal ini menjadi tonggak awal dari keberhasilan kita dalam berwirausaha.